Sinergitas Kemensos RI Dinas Sosial Sulut dan Pemkab Sangihe-Sitaro, Sukses Gelar Pembentukan KSB

0
91

BASUDARA.NET, Manado—Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinisi Sulawesi Utara melaksanakan Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Bukide Kecamatan Nusa Tabukan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kelurahan Bahoi Kecamatan Tagulandang Kabupaten Kepulauan Sitaro, untuk meminimalisir terjadinya bencana di daerah kepulauan, dan disupport oleh Dinas Sosial Kabupaten masing-masing. Bentuk sinergitas dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak hari Selasa 19 April sampai 21 April 2022 ini dirangkaikan dengan Tagana Masuk Sekolah (TMS) dan Penyerahan Logistik Lumbung Sosial. Kegiatan KSB di Kecamatan Nusa Tabukan dihadiri Tim Penanganan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI, Bupati Jabes Gaghana, Kadis Sosial Provinsi dr. Rinny Tamuntuan, sementara di Kecamatan Tagulandang Selain dihadiri Tim Kemensos, Bupati Sitaro yang di wakili Asisiten III, Sekertaris Dinas Sosial Sulut dr. Merry Mawardi, SpA dan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dr. Zulkifli Golonggom, M.Si,.

dr. Rinny Tamuntuan menyampaikan KSB berperan penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Hadirnya warga yang masuk dalam pengurusan KSB menjadi pelopor meningkatkan partisipasi warga untuk terlibat aktif terhadap mitigasi dan penanggulangan korban bencana alam yang dapat terjadi kapanpun. “Saya berharap Kementerian Sosial RI bisa membentuk kampung siaga bencana di kecamatan lain yang ada di kabupaten Sangihe, khususnya yang memiliki titik rawan bencana, hal ini penting, mengingat kondisi geografis kabupaten Sangihe serta kondisi iklim yang cenderung berubah-ubah secara extrim,” ujar Tamuntuan yang juga Birokrat Pemprov Sulut kandidat kuat Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, Bulan Mei mendatang.
Selesai pengukuhan KSB dan sambutan dilanjutkan dengan penyerahan logistic lumbung sosial masing-masing senilai Rp. 140.340.950 dari Tim Kemensos RI Arif kepada Bupati Sangihe Jabes Gaghana dan di Tagulandang diserahkan oleh Indra kepada Bupati Sitaro yang diwakili Assisten III Drs Denny D Kondoj MSi dan selanjutnya diserahkan kepada masing-masing KSB.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara Dr. Zulkifli Golonggom, M.Si, saat diwawancarai awak media mengatakan, Pembentukan Kampung Siaga Bencana, diawali hari pertama dengan sosialisasi untuk membangun partisipasi masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam, untuk mewujudkan itu pada hari kedua dilaksanakan pelatihan untuk membekali peserta dengan serangkaian pengetahuan yang berhubungan dengan penanggulangan bencana dengan narasumber secara daring oleh Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri, Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi dan Secara Luring dengan fasilitator dari BPBD Kabupaten, Kemudian untuk membentuk serangkaian ketrampilan penanggulangan bencana, peserta di latih oleh Instruktur dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Training Center Kemensos RI Kang Azenk di Nusa Tabukan dan Kang Azenk, di Tagulandang di bantu Tim Tagana Provinsi Sulut dan Tim Tagana Kedua Kabupaten. “Pada hari ketiga untuk mengukur ketrampilan tekhnis peserta dilaksanakan simulasi penanggulangan bencana, selanjutnya di tutup dengan pembentukan -pengukuhan Pengurus KSB dan Penyerahan Logistik Lumbung Sosial yang terdiri dari Permakanan siap saji, Perlengkapan Sandang, Selimut, Kasur, Tenda Keluarga dan lain-lain, khusus lumbung sosial ini diberikan di lokasi KSB untuk memermudah pasokan ketersedian sumberdaya logistik kala terjadi bencana yang menyulitkan akses penyaluran dan distribusi logistic bencana sebagaimana menjadi program dari Menteri Sosial Tri Risma Harini di berbagai daerah yang rawan potensi bencana alam,” terang Zulkifli sembari menambahkan dalam rangkaian kegiatan ini bertujuan agar berbagai unsur dalam masyarakat sejak usia dini, anak dan remaja memahami potensi kerawanan bencana di daerahnya dan memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan pencegahan maupun pengurangan resiko yang tersebar masing-masing 10 titik Sekolah SMA/SMK, SMP dan SD terdekat dengan lokasi KSB.

Kegiatan Pengukuhan Pengurus Kampung Siaga Bencana ini berjalan sukses juga di hadiri masing-masing Kepala Badan dan Jajaran BPBD, Dinas Kesehatan, SAR, BMKG, TNI/Polri, Camat, Perwakilan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan ratusan masyarakat desa dan kampung terdekat lokasi KSB.

(bsn/kyp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini